Pengukuhan kepengurusan DPP GMNI periode 2025–2028 di Jakarta
Kepengurusan Periode 2025–2028 Tegaskan Komitmen Perjuangan Marhaenisme dan Keberpihakan kepada Rakyat
Jakarta, – Mediarjn.com- Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) secara resmi mengukuhkan kepengurusan periode 2025–2028 dalam sebuah agenda nasional yang digelar pada 15 Januari 2026 di Jakarta. Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam menegaskan kembali arah perjuangan GMNI sebagai organisasi kader mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai Marhaenisme dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat.
Dalam prosesi tersebut, Sujahri Somar memimpin langsung jalannya pelantikan, termasuk pengukuhan jajaran Dewan Pengawas DPP GMNI yang baru. Struktur pengawasan ini dipandang strategis dalam memastikan konsistensi ideologis, tata kelola organisasi, serta keberlanjutan gerakan mahasiswa di tengah dinamika sosial dan politik nasional.
Febrio Martha Mustafa Dikukuhkan sebagai Dewan Pengawas
Salah satu figur yang mendapat amanah dalam jajaran Dewan Pengawas adalah Febrio Martha Mustafa, yang juga dikenal sebagai Sekretaris Jenderal DPP Projo Muda. Pengukuhan Febrio sebagai Dewan Pengawas DPP GMNI menandai keterlibatan tokoh muda lintas organisasi dalam penguatan peran strategis GMNI ke depan.
Kepercayaan tersebut disambut positif oleh kader GMNI, yang menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas penunjukan tersebut. Kehadiran Febrio dinilai dapat memperkaya perspektif pengawasan organisasi, sekaligus memperkuat sinergi gerakan kepemudaan dalam mengawal agenda perubahan sosial yang berpihak kepada rakyat.
Penguatan Sinergi Gerakan Mahasiswa dan Pemuda
Lebih jauh, pengukuhan Dewan Pengawas dengan latar belakang lintas organisasi mencerminkan semangat kolaborasi progresif di kalangan pemuda dan mahasiswa. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk memperluas jejaring, memperkuat konsolidasi ideologis, serta mendorong GMNI tetap relevan dalam menjawab tantangan pembangunan nasional yang berkeadilan.
Peran Dewan Pengawas diharapkan tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga substantif dalam mengawal arah kebijakan organisasi agar tetap kritis, solutif, dan berpijak pada kepentingan rakyat kecil sebagaimana cita-cita Marhaenisme.
Harapan terhadap Kepengurusan Baru
Dengan dikukuhkannya kepengurusan DPP GMNI periode 2025–2028 beserta Dewan Pengawas yang baru, GMNI diharapkan mampu menjalankan amanah perjuangan mahasiswa secara kritis, progresif, dan konstruktif. Organisasi ini diharapkan terus berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, menjaga independensi gerakan mahasiswa, serta memperkuat posisi mahasiswa sebagai agen perubahan sosial.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi penanda komitmen GMNI untuk terus hadir di tengah rakyat dan menjawab tantangan zaman melalui gerakan yang terorganisir, berideologi, dan berorientasi pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
(Redaksi)

