Memuat berita terbaru...  

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.
Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif- Marhaban Ya Ramadhan 1447 H/ 2026 M."
Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Karyawan Mengaku Dipaksa Mutasi, PPWI Pertanyakan Keputusan Askep di KM 6


Muara Wahau, Kutai Timur, Mediarjn.com  Dugaan pemaksaan mutasi terhadap seorang karyawan di KM 6 Afdeling 1 mencuat setelah Samsul, anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), meminta penjelasan dari pihak manajemen perusahaan pada Rabu (10/12/2025). Mutasi tersebut disebut dilakukan oleh Asisten Kepala (Askep) Eko Lesmana Ginting, yang memerintahkan karyawan bernama Agus untuk dipindah ke KM 3 Afdeling 2.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Eko beralasan bahwa mutasi merupakan langkah untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan agar tetap berjalan lancar. Namun ketika Samsul menanyakan soal hak karyawan untuk menyampaikan keberatan, Eko justru membalas singkat, “Maksud kamu apa? Silakan tanya saja sama ybs, karena sudah saya jelaskan. Terima kasih.”

Samsul menegaskan bahwa pertanyaannya bukan bermaksud menyerang, tetapi mempertimbangkan dampak psikologis dan performa kerja bila mutasi dilakukan secara mendadak. Eko kemudian membalas dengan mengirimkan informasi bahwa seluruh karyawan sudah melalui pemeriksaan medis sebelumnya.

Di sisi lain, karyawan yang akan dimutasi, Agus, menyampaikan ketidakpuasannya kepada Samsul melalui sambungan telepon. Ia menilai keputusan askep tidak adil karena selama bekerja ia tidak pernah melakukan kesalahan fatal ataupun merugikan perusahaan.

Untuk memastikan informasi, Samsul turut menghubungi mandor nya Agus. Sang mandor membenarkan bahwa Agus selama ini bekerja baik, mengikuti instruksi, dan tidak memiliki catatan pelanggaran yang merugikan perusahaan.

Dugaan pemaksaan mutasi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi dan keadilan keputusan manajemen. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari perusahaan mengenai alasan mutasi tersebut maupun tanggapan atas keberatan karyawan.

(Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *