Memuat berita terbaru...  

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.
Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif- Marhaban Ya Ramadhan 1447 H/ 2026 M."
Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung  (2) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. WALUYO,Kepsek M.Si SMAN 5 KOTA BEKASI (3) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M Unang Permana, S.Pd., M.Pd Kepsek SMPN 2 Tambun Selatan (4) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK (5) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. PSF. PARULIAN HUTAHAEAN (6) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. oy utasoit  (7) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Kepsek smpn 4 setu  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan    

Riza Chalid Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Minyak Pertamina

Riza Chalid Tersangka Korupsi Pertamina Ratusan Triliun

Jakarta, – Mediarjn.com Kejaksaan Agung Republik Indonesia menetapkan pengusaha minyak Mohammad Riza Chalid, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di lingkungan PT Pertamina (periode 2018–2023). Jumat (11/7/2025).

Penetapan dilakukan setelah penyidik menemukan bahwa Riza Chalid adalah beneficial owner dari dua perusahaan, yakni PT Orbit Terminal Merak dan PT Navigator Khatulistiwa. Kedua perusahaan itu diduga mengintervensi proses penunjukan fasilitas terminal BBM milik Pertamina secara tidak sah dan mengakibatkan kerugian besar bagi keuangan negara.

“Riza Chalid telah tiga kali dipanggil secara sah dan patut namun tidak hadir. Berdasarkan informasi, yang bersangkutan tidak berada di Indonesia dan diduga berada di Singapura,” ujar Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar.

Dalam pengembangan kasus, Kejagung telah lebih dulu menetapkan 9 tersangka lain, termasuk anak Riza Chalid, Muhammad Kerry Adrianto Riza, serta sejumlah mantan pejabat Pertamina. Skema korupsi ini diperkirakan menimbulkan kerugian negara hingga ratusan triliun rupiah.

Saat ini, Kejaksaan Agung bekerja sama dengan otoritas hukum internasional, khususnya pemerintah Singapura, untuk melacak keberadaan Riza Chalid dan memproses ekstradisinya ke Indonesia.


B.M. Hasibuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *