BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru Mediarjn.com...
Memuat tanggal dan waktu...
Mediarjn.com
Mediarjn.com
Mediarjn.com
Mediarjn.com
Mediarjn.com
Avatar Redaksi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuka Turnamen Padel Piala Wali Kota Bekasi di Grand Padel, Minggu (18/10/2026). Ajang ini diharapkan mendorong pembinaan atlet muda dan perkembangan padel sebagai olahraga prestasi. (Sumber: Dok. kegiatan Pemerintah Kota Bekasi)

 

Turnamen Padel Piala Wali Kota Bekasi membuka peluang pengembangan atlet muda. Agar padel berkembang menjadi olahraga prestasi, Kota Bekasi perlu memperkuat pembinaan, menyiapkan jalur kompetisi, dan mengevaluasi perkembangan atlet secara berkelanjutan. 3 Langkah yang Dibutuhkan agar Padel Bekasi Berkembang Jadi Olahraga Prestasi.
  • Menjaring atlet muda: Turnamen menjadi kesempatan bagi pemain junior, termasuk peserta berusia di bawah 15 tahun, untuk menunjukkan kemampuan.
  • Memperkuat pembinaan: Atlet membutuhkan pelatihan dan pendampingan yang terarah serta berkelanjutan.
  • Memperluas kompetisi: Kejuaraan tingkat kota dan provinsi menjadi sasaran pengembangan padel pada tahun berikutnya.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuka Turnamen Padel Piala Wali Kota Bekasi di Grand Padel pada 18 Oktober 2026. Turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi ajang kompetisi sekaligus penjaringan pemain potensial, termasuk peserta berusia di bawah 15 tahun. Tri berharap padel dapat mengikuti kejuaraan tingkat kota dan provinsi pada tahun depan, setelah persiapan menuju Porprov tahun ini dinilai belum maksimal.
Apa yang Perlu Diketahui?
Turnamen Padel Piala Wali Kota Bekasi menjadi upaya mendorong pembinaan atlet muda di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga padel. Tri Adhianto menargetkan pengembangan kompetisi tingkat kota dan provinsi pada tahun depan. Keberlanjutan pembinaan menjadi kunci agar padel berkembang dari olahraga rekreasi menjadi olahraga prestasi.
Editorial Note: Artikel ini telah melalui proses penyuntingan dan peninjauan oleh tim redaksi Mediarjn.com.

Galery Foto : Tri Adhianto membuka Turnamen Padel Piala Wali Kota Bekasi di Grand Padel pada 18 Oktober 2026.


Turnamen Padel Piala Wali Kota Bekasi berlangsung pada 18–19 Oktober 2026. Pemkot Bekasi mendorong pembinaan pemain junior agar padel berkembang dari olahraga rekreasi menjadi cabang olahraga prestasi.

Kota Bekasi, Mediarjn.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuka Turnamen Padel Piala Wali Kota Bekasi di Grand Padel, Kota Bekasi, Minggu (18/10/2026). Turnamen yang berlangsung selama dua hari hingga Senin (19/10/2026) ini menjadi salah satu upaya mendorong perkembangan olahraga padel sekaligus menjaring atlet potensial, termasuk pemain usia muda.

Tri Adhianto mengatakan, turnamen tersebut tidak hanya menyediakan ruang kompetisi bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang pembinaan atlet padel di Kota Bekasi. Kehadiran peserta junior berusia di bawah 15 tahun menjadi salah satu potensi yang menurutnya perlu mendapat perhatian.

“Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mencari dan membina bibit-bibit atlet padel di Kota Bekasi. Kita melihat banyak peserta usia muda, bahkan di bawah 15 tahun, yang ikut berpartisipasi. Ini menjadi potensi yang harus kita kembangkan agar ke depan mereka bisa berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Tri.

Menurut Tri, meningkatnya minat masyarakat terhadap padel perlu diikuti pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. Dengan pola pembinaan tersebut, pemain muda diharapkan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.

Ia berharap atlet padel Kota Bekasi dapat mulai mengikuti kejuaraan tingkat kota maupun provinsi pada tahun depan. Namun, Tri mengakui persiapan untuk mengikutsertakan padel dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini belum maksimal.

“Harapannya, tahun depan padel sudah bisa mulai mengikuti kejuaraan di tingkat kota maupun provinsi. Tahun ini persiapannya memang belum maksimal untuk menuju Porprov, tetapi ke depan kita akan dorong agar padel semakin berkembang dan memiliki pembinaan atlet yang lebih terarah,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa perkembangan padel di Kota Bekasi masih membutuhkan langkah lanjutan, terutama dalam menyiapkan atlet, memperkuat pembinaan usia dini, serta membuka akses kompetisi yang berkesinambungan.

Tri menilai, popularitas padel di tengah masyarakat menjadi peluang untuk mengembangkan olahraga tersebut sebagai bagian dari pembinaan prestasi daerah.

“Padel saat ini sudah menjadi salah satu olahraga yang diminati masyarakat Kota Bekasi. Karena itu, kita ingin perkembangannya tidak berhenti sebagai olahraga rekreasi saja, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa membawa nama Kota Bekasi di berbagai kejuaraan,” lanjutnya.

Turnamen Padel Piala Wali Kota Bekasi diharapkan menjadi salah satu langkah awal untuk memperkuat ekosistem olahraga padel di daerah. Selain memberi ruang bagi masyarakat untuk berkompetisi, kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Meski demikian, penyelenggaraan turnamen perlu diikuti program pembinaan yang konsisten agar potensi peserta junior dapat berkembang menjadi prestasi nyata. Kejelasan jalur kompetisi, pelatihan, pendampingan atlet, serta evaluasi hasil pembinaan akan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan olahraga padel di Kota Bekasi.

Dengan langkah tersebut, perkembangan padel diharapkan tidak berhenti pada meningkatnya minat masyarakat, tetapi juga menghasilkan atlet yang mampu bersaing dan membawa nama Kota Bekasi dalam kejuaraan tingkat regional maupun provinsi.


(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MEDIARJN.COM

SUARAKAN BRAND, PERLUAS JANGKAUAN.

Publikasikan informasi, kegiatan, produk, dan layanan Anda melalui ekosistem pemberitaan MEDIARJN.

KERJA SAMA MEDIA
KERJA SAMA MEDIA
Hubungi Kami