Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono meninjau hasil karya siswa dalam kegiatan open house Sekolah Rakyat Kota Bekasi. (Sumber: Dokumentasi kegiatan Sekolah Rakyat Kota Bekasi.)
Open house Sekolah Rakyat Kota Bekasi memperlihatkan beragam karya siswa, mulai dari lukisan berbahan daur ulang hingga produk olahan pangan. Karya-karya tersebut mendapat apresiasi Mensos Saifullah Yusuf sebagai bagian dari pengembangan kreativitas, keterampilan, dan kemandirian siswa. 4 Karya Kreatif Siswa Sekolah Rakyat Bekasi yang Menarik Perhatian Mensos.
-
Lukisan Mensos dan Presiden berbahan daur ulang.
Perahu elektrik serbaguna hasil kreativitas siswa.
Kerajinan tangan sebagai sarana pengembangan keterampilan.
Telur asin hasil olahan siswa untuk melatih keterampilan praktis.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengunjungi Sekolah Rakyat Kota Bekasi dalam kegiatan open house. Kunjungan tersebut menampilkan karya siswa berupa lukisan daur ulang, perahu elektrik, kerajinan tangan, dan telur asin. Mensos mengapresiasi kreativitas siswa serta menekankan pentingnya pendidikan karakter, kepercayaan diri, pengembangan potensi, dan kemandirian.
Apa yang Perlu Diketahui?
Open house Sekolah Rakyat Kota Bekasi menjadi ajang pengenalan program pembelajaran dan hasil karya siswa kepada pemerintah. Mensos Saifullah Yusuf mengapresiasi kreativitas pelajar dan menegaskan bahwa Sekolah Rakyat berperan dalam membentuk karakter, mengembangkan keterampilan, serta menumbuhkan kemandirian untuk mempersiapkan masa depan.
Editorial Note: Artikel ini telah melalui proses penyuntingan dan peninjauan oleh tim redaksi Mediarjn.com.
Galery Foto: Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono meninjau karya siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi.
Saifullah Yusuf dan Agus Jabo Priyono meninjau hasil karya siswa, mulai dari lukisan berbahan daur ulang hingga perahu elektrik, sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan karakter dan kemandirian.
Kota Bekasi, Mediarjn.com– Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengunjungi Sekolah Rakyat Kota Bekasi dalam kegiatan open house. Kegiatan ini memperkenalkan sarana dan prasarana pendidikan, program pembelajaran, serta kreativitas siswa melalui beragam hasil karya yang mencerminkan keterampilan dan kemandirian.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah karya siswa jenjang SMA, mulai dari lukisan Menteri Sosial dan Presiden Republik Indonesia berbahan daur ulang, perahu elektrik serbaguna, kerajinan tangan, hingga telur asin hasil olahan siswa.
Berbagai karya itu menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga mendorong siswa mengembangkan keterampilan praktis dan kreativitas.
Mensos Saifullah Yusuf mengapresiasi kreativitas dan keterampilan para siswa. Ia berharap mereka terus mengembangkan potensi yang dimiliki agar mampu menghasilkan karya yang bermanfaat, membangun kemandirian, serta membuka peluang untuk berkarya pada masa depan.
Menurut Saifullah Yusuf, Sekolah Rakyat memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar tempat belajar dan mengajar. Lembaga pendidikan tersebut juga menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan kepercayaan diri, dan pengembangan potensi anak-anak yang menghadapi keterbatasan.
“Melalui proses pendidikan dan pembinaan karakter, para siswa diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, mengembangkan potensi, serta memiliki keberanian untuk mewujudkan cita-cita mereka,” ujar Mensos.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya pendidikan yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenali kemampuan diri, berani mencoba, dan mengembangkan keterampilan sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.
Kegiatan open house itu juga memperkenalkan berbagai aktivitas pembelajaran dan hasil karya siswa kepada para tamu undangan. Selain Menteri Sosial dan Wakil Menteri Sosial, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Inspektorat Kota Bekasi, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bekasi, serta jajaran kepolisian, termasuk Wakapolres, Kasat Binmas, dan Kapolsek Rawalumbu.
Sekitar 182 Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia turut mengikuti kegiatan tersebut melalui pertemuan virtual Zoom.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Rakyat Kota Bekasi menunjukkan upaya pengembangan pendidikan yang menggabungkan pembelajaran akademik, keterampilan, kreativitas, kemandirian, dan pembentukan karakter.
Ke depan, pengembangan potensi siswa menjadi bagian penting agar pendidikan tidak berhenti pada penguasaan materi pelajaran, tetapi juga membantu mereka membangun kepercayaan diri, menghasilkan karya, dan mempersiapkan masa depan secara lebih mandiri.
(Red)





