Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Usup Supriatna saat mendampingi pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) PDIP di Kecamatan Serang Baru dan Cibarusah.
Bekasi, – Mediarjn.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi menggelar Musyawarah Ranting (Musran) secara serentak di 23 kecamatan yang mencakup 180 desa dan 7 kelurahan. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat struktur organisasi partai hingga ke tingkat akar rumput.
Pelaksanaan Musran dimulai pada Jumat (13/3/2026). Hal tersebut disampaikan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna, saat melakukan pendampingan pelaksanaan Musran di Kecamatan Serang Baru dan Kecamatan Cibarusah, Sabtu (14/3/2026).
Tahapan Konsolidasi Setelah Musancab
Usup Supriatna menjelaskan bahwa pelaksanaan Musran merupakan bagian dari tahapan konsolidasi partai setelah sebelumnya dilaksanakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab).
“DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi melaksanakan Musran sebagai tindak lanjut dari Musancab yang telah dilaksanakan sebelumnya. Kegiatan ini dimulai sejak Jumat dan akan terus berlanjut di kecamatan lainnya, termasuk di Kecamatan Bojongmangu,” ujarnya.
Evaluasi Organisasi dan Penataan Kepengurusan
Menurut Usup, Musran menjadi momentum penting dalam melakukan evaluasi organisasi sekaligus penataan kembali struktur kepengurusan partai di tingkat ranting.
Dalam forum tersebut, pengurus ranting sebelumnya juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban sebagai bagian dari proses evaluasi organisasi.
“Melalui Musran ini dilakukan evaluasi organisasi sekaligus penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus ranting sebelumnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menata kembali struktur kepengurusan agar semakin solid dalam menjalankan tugas-tugas partai,” jelasnya.
Sarana Regenerasi Kepemimpinan Partai
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi itu menambahkan bahwa Musran juga menjadi sarana penting dalam proses regenerasi kepemimpinan di tingkat ranting.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan kepengurusan ranting yang solid, memiliki semangat gotong royong, serta mampu menyusun program kerja yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Musran diharapkan mampu melahirkan kepengurusan ranting yang solid, memiliki semangat gotong royong, serta mampu menyusun program kerja yang berpihak pada kepentingan rakyat,” tambahnya.
Ranting Sebagai Ujung Tombak Partai
Lebih lanjut, Usup menegaskan bahwa struktur ranting merupakan ujung tombak partai karena berada langsung di tengah-tengah masyarakat.
Oleh karena itu, penguatan struktur organisasi dan soliditas pengurus di tingkat ranting menjadi hal yang sangat penting dalam upaya memperkuat peran partai dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Penguatan struktur dan soliditas pengurus di tingkat ranting menjadi sangat penting agar partai semakin kuat dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat,” pungkasnya.
(Boy Hutasoit)

