Memuat berita terbaru...  

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.
Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif- Marhaban Ya Ramadhan 1447 H/ 2026 M."
Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (7) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (9) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Banjir Hari Kedelapan Rendam Desa Buni Bakti dan Muara Bakti, Aktivitas Warga Lumpuh

Kondisi banjir di Desa Buni Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, genangan air setinggi pinggang orang dewasa

Pendangkalan Sungai Diduga Jadi Pemicu, Warga Desak Normalisasi Kali CBL dan Kali Bekasi

BABELAN, Kab Bekasi – Mediarjn.comBanjir masih menjadi persoalan serius bagi warga Desa Buni Bakti dan Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Hingga hari kedelapan, genangan air belum juga surut, menyebabkan aktivitas sosial dan ekonomi warga terhambat, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.

Genangan Capai Pinggang, Akses Warga Terputus

Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air di sejumlah titik mencapai sebetis hingga pinggang orang dewasa. Kondisi ini mengakibatkan akses jalan lingkungan terputus, sehingga warga terpaksa menerobos genangan banjir demi memenuhi kebutuhan logistik sehari-hari.

Permukiman Terendam, Warga Mengungsi

Puluhan rumah warga masih terendam banjir. Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat, sementara lainnya mendirikan hunian darurat di lokasi yang relatif aman. Lambatnya air surut memperpanjang masa pengungsian dan menambah beban psikologis warga terdampak.

Kantor Desa Ikut Terendam

Banjir tidak hanya melanda permukiman warga. Kantor Desa Buni Bakti juga terpantau tergenang air hingga semata kaki orang dewasa, menghambat pelayanan administrasi pemerintahan desa kepada masyarakat.

Pendangkalan Sungai Jadi Penyebab Utama

Warga menilai pendangkalan sungai akibat sedimentasi menjadi faktor utama terjadinya banjir berkepanjangan. Aliran Kali CBL dan Kali Bekasi dinilai tidak lagi optimal menampung debit air, sehingga mudah meluap ketika hujan deras mengguyur wilayah hulu maupun hilir.

Normalisasi Sungai Jadi Harapan Warga

Sebagai solusi jangka panjang, warga mendesak pemerintah daerah segera melakukan normalisasi dan pengerukan sungai. Langkah tersebut dinilai krusial untuk memperlancar aliran air dan mencegah banjir berulang, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.

Dampak Sosial dan Risiko Kesehatan

Banjir berkepanjangan ini berdampak langsung pada kelumpuhan aktivitas ekonomi warga, serta meningkatkan risiko penyakit, khususnya bagi anak-anak dan lanjut usia. Kondisi sanitasi yang buruk dan keterbatasan air bersih menjadi kekhawatiran utama masyarakat.

BPBD Lakukan Evakuasi Warga

Saat dikonfirmasi Mediarjn.com, Kepala Desa Buni Bakti, Sidi Sumardi, mengirimkan dokumentasi video proses evakuasi warga oleh BPBD Kabupaten Bekasi menggunakan perahu karet. Evakuasi dilakukan untuk memastikan keselamatan warga di wilayah dengan genangan terdalam.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret dan terukur, baik dalam penanganan darurat maupun kebijakan jangka panjang, agar permasalahan banjir di wilayah Tarumajaya tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.


Reporter: Boy Hutasoit
Editor: Redaksi Mediarjn.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *