Memuat berita terbaru...  

Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif"
Slider Banner HUT RI 80  
   
DOHAR KAJARI SEMARANG KAJARI TOBA Muslih dan Istri PREDI P SIBARANI Ucapan Nataru Kaprodi U-MPU Tantular Ucapan Nataru Boy Hutasoit quotes Jurnalistik    

Polsek Muara Batang Gadis Dibakar Massa, Polisi Tegaskan Isu Bandar Narkoba Dilepas Tidak Benar

Pembakaran Polsek Muara Batang Gadis Mandailing Natal akibat kesalahpahaman isu bandar narkoba

Insiden Terjadi di Mandailing Natal, Sumatera Utara

Mandailing Natal, Sumut, Mediarjn.com Aksi anarkis berupa pembakaran Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025. Insiden tersebut dipicu oleh isu yang beredar di tengah masyarakat mengenai dugaan pelepasan seorang terduga bandar narkoba oleh pihak kepolisian.

Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat.

Bangunan Polsek dan Mobil Patroli Rusak Parah

Selain membakar bangunan Polsek, massa juga merusak satu unit mobil patroli milik kepolisian. Kendaraan dinas tersebut sempat digulingkan sebelum disiram bahan bakar dan dibakar hingga hangus.

Aparat kepolisian segera melakukan pengamanan guna mencegah meluasnya kerusuhan dan memastikan situasi tetap terkendali.

Polisi Tegaskan Tersangka Kabur, Bukan Dilepaskan

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa pria berinisial Romadon, yang diamankan terkait dugaan tindak pidana narkotika, bukan dilepaskan, melainkan melarikan diri dari ruang tahanan.

Peristiwa kaburnya tersangka terjadi pada Jumat, 19 Desember 2025, sekitar pukul 16.30 WIB, sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan.

“Yang bersangkutan kabur dari tahanan, bukan dilepas. Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap tersangka,” ujar Ferry, Sabtu (20/12).

Kesalahpahaman Picu Aksi Anarkis Warga

Menurut Ferry, kesalahpahaman yang berkembang di kalangan warga Desa Singkuang I dan Singkuang II terkait penanganan perkara tersebut memicu keresahan, yang kemudian berujung pada tindakan anarkis berupa pembakaran dan perusakan fasilitas kepolisian.

Meski situasi sempat memanas, aparat mengedepankan pendekatan pengamanan dan pengendalian massa untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Tidak Ada Korban Jiwa, Polisi Lakukan Pemeriksaan Internal

Polda Sumatera Utara memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, kepolisian tengah melakukan pemeriksaan internal terhadap personel Polsek Muara Batang Gadis untuk mendalami dugaan kelalaian yang memungkinkan tersangka melarikan diri dari tahanan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas institusi serta upaya perbaikan sistem pengamanan tahanan.

Polisi Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Paloh mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara bersama-sama, serta mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Evaluasi Menyeluruh untuk Perbaikan Layanan Kepolisian

Kepolisian menyatakan bahwa peristiwa tersebut akan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh di lingkungan Polres Mandailing Natal. Hasil evaluasi akan dilaporkan ke Polda Sumatera Utara guna memperkuat langkah pencegahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian ke depan.


(BMHMediarjn.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *