Memuat berita terbaru...  

Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif"
Slider Banner HUT RI 80  
   
DOHAR KAJARI SEMARANG KAJARI TOBA Muslih dan Istri PREDI P SIBARANI Ucapan Nataru Kaprodi U-MPU Tantular Ucapan Nataru Boy Hutasoit quotes Jurnalistik    
Rendam Rumah Warga Banjir bandang di Batang Toru, Sumatera Utara, November 2025.

Tapanuli, Sumut – Mediarjn.comHujan lebat yang mengguyur wilayah Sumatera Utara sejak pertengahan November 2025 kembali memicu bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang, meluapnya aliran sungai, dan longsor di beberapa kabupaten/kota. Salah satu titik terdampak terparah berada di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan signifikan.

Korban Jiwa di Batang Toru: Empat Warga Meninggal Dunia

Banjir bandang yang terjadi pada Selasa (25/11/2025) di Desa Garoga dan Huta Godang menerjang permukiman warga dengan cepat, membawa material kayu, lumpur, dan bebatuan.

Sedikitnya empat warga dilaporkan meninggal dunia akibat terjangan banjir. Seluruh jenazah telah dievakuasi ke Puskesmas Batang Toru untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Ratusan warga lainnya terpaksa mengungsi ke tempat aman karena rumah mereka rusak berat dan tidak dapat dihuni kembali.

Dampak Meluas ke Mandailing Natal: 520 KK Mengungsi

Wilayah Mandailing Natal (Madina) juga mengalami dampak besar akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur sejak 22–25 November 2025. Sejumlah sungai meluap, merendam permukiman di Kecamatan Muara Batang Gadis.

Sebanyak 520 kepala keluarga (KK) dari Desa Hutarimbaru, Lubuk Kapundung I & II, serta Ranto Panjang harus dievakuasi sementara. Pada puncak banjir, ketinggian air dilaporkan mencapai 4 meter.

Longsor Putus Akses Jalan Nasional di Tapteng dan Sibolga

Bencana hidrometeorologi juga terjadi di Tapanuli Tengah dan Sibolga. Longsor di beberapa titik memutus akses jalan nasional dan menghambat mobilitas warga serta distribusi logistik.

Ribuan rumah turut terdampak banjir, sementara ratusan keluarga terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka demi keselamatan.

Total 20 Kejadian Bencana dalam Sepekan

Menurut laporan kepolisian, sejak awal pekan hingga Rabu (26/11/2025), tercatat 20 kejadian bencana di enam wilayah:
Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Sibolga, dan Nias.

Rekapitulasi korban bencana hingga Rabu malam:

  • 10 orang meninggal dunia
  • 3 orang luka-luka
  • 6 orang dalam pencarian

Respons Pemerintah: Logistik Dipercepat, Pencarian Korban Terus Berlangsung

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menginstruksikan percepatan penyaluran bantuan darurat ke wilayah terdampak, termasuk Tapsel. Bantuan berupa pangan pokok, selimut, obat-obatan, perlengkapan bayi, serta kebutuhan mendesak lainnya telah dikirim secara bertahap.

BPBD Sumut bersama TNI, Polri, Basarnas, dan berbagai organisasi relawan masih melakukan:

  • Pencarian korban
  • Evakuasi warga
  • Pembersihan material longsor
  • Pendataan kerusakan rumah dan fasilitas publik

Gubernur Bobby menegaskan pentingnya penguatan mitigasi jangka panjang melalui:

  • Normalisasi aliran sungai
  • Pengerukan sedimentasi
  • Perbaikan tanggul
  • Edukasi kesiapsiagaan bencana

Langkah ini dinilai krusial mengingat potensi cuaca ekstrem dari BMKG diprediksi masih berlanjut.

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir dan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, karena hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan masih akan terjadi di beberapa daerah Sumatera Utara dalam beberapa hari mendatang.


(BMH/Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *