Memuat berita terbaru...  

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.
Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif- Marhaban Ya Ramadhan 1447 H/ 2026 M."
Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Subang, Mediarjn.com Pemerintah Desa (Pemdes) Bongas, Kecamatan Pamanukan, menjadi perhatian serius setelah Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Subang turun melakukan pemeriksaan pada Rabu, 10 September 2025. Pemeriksaan itu dilakukan karena muncul dugaan adanya penyimpangan dalam penggunaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Dugaan yang berkembang menyebutkan, sebagian dana BUMDes yang seharusnya dipakai untuk menggerakkan perekonomian masyarakat desa tidak sepenuhnya digunakan sesuai aturan. Beberapa item dalam laporan keuangan juga disebut tidak sejalan dengan kondisi lapangan, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya potensi kerugian negara.

Tim Inspektorat memeriksa dokumen administrasi, laporan keuangan, serta meminta keterangan dari sejumlah perangkat desa terkait. Pemeriksaan ini sekaligus untuk memastikan apakah dana benar-benar tersalurkan pada program pemberdayaan atau justru keluar dari jalur peruntukan.

“Dana desa wajib transparan dan dipertanggungjawabkan. Jika ada penyalahgunaan, tentu akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar salah seorang pejabat Inspektorat yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat Desa Bongas juga menaruh harapan besar pada pemeriksaan ini. Warga menilai BUMDes seharusnya menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan, seperti membuka usaha bersama dan menciptakan lapangan kerja. Bila dana tidak dikelola dengan baik, maka dampak negatifnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat.

Sejumlah tokoh desa mendesak agar audit dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya memeriksa laporan di atas kertas, tetapi juga menilai realisasi program di lapangan. Mereka khawatir ada kegiatan yang hanya tercatat administratif tanpa bukti nyata.

Camat Pamanukan, Vino, turut hadir memantau jalannya pemeriksaan. Ia menegaskan bahwa pengawasan ini tidak hanya mencakup dana BUMDes, tetapi juga menyasar penggunaan Dana Desa tahun 2022 dan 2023.


Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *