Memuat berita terbaru...  

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.
Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif- Marhaban Ya Ramadhan 1447 H/ 2026 M."
Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Wali Kota Bekasi Duduk Bersama Massa Aksi, Serap Aspirasi di Tengah Jalan


Kota Bekasi, Mediarjn.com Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bekasi dan beberapa perwakilan Anggota DPRD Kota Bekasi, temui langsung para peserta aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Bekasi, Senin siang (1/9).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bekasi menyampaikan bahwa menyuarakan pendapat di muka umum adalah hak setiap warga negara yang dilindungi undang-undang. Oleh karenanya, aspirasi yang disampaikan masyarakat akan didengar dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Proses penyampaian aspirasi dilakukan massa dengan penuh ketertiban di tengah jalan depan kantor DPRD, dimana Wali Kota, Wakil Wali Kota, Forkopimda mendengarkan tuntutan yang diajukan massa aksi.

Pada momen tersebut, Wali Kota Bekasi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga integritas dan keamanan bersama dengan mendeklarasikan bahwa dari Eksekutif Hingga Legislatif Kota Bekasi berkomitmen Bekasi sebagai kota anti anarkis dan kota anti korupsi. Ia juga menambahkan,

“Suara rakyat tidak boleh diabaikan, karena dari suara itulah lahir kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Pemerintah daerah hadir bukan untuk menjaga jarak, tetapi untuk berjalan beriringan dengan warganya.”

Lebih lanjut, Tri Adhianto mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas di tengah dinamika sosial yang berkembang.

“Bekasi harus menjadi contoh bahwa aspirasi bisa disampaikan dengan damai dan bermartabat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan ditampung dan diteruskan kepada pemerintah pusat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada warga yang telah menyuarakan pendapat dengan tertib dan damai.

Wali Kota Bekasi berharap situasi di Kota Bekasi tetap kondusif, serta mengingatkan agar kejadian pada aksi sebelumnya tidak terulang kembali.

Menurutnya, kericuhan yang terjadi pada malam sebelumnya diyakini bukan murni dari masyarakat Kota Bekasi, melainkan adanya provokasi dari pihak luar.

“Bekasi adalah rumah kita bersama, mari jaga ketenangan, keamanan, dan persatuan di kota ini. Jangan biarkan provokasi memecah belah kebersamaan kita,” pungkas Tri Adhianto


Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *