Memuat berita terbaru...  

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    

Wakil Bupati Toba Ajak Seluruh ASN Sampaikan Imbauan Bahaya Cuaca Ekstrim


Toba, – Mediarjn.com  Dalam arahannya saat menjadi pembina apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Toba pada Senin (21/7/2025), Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyampaikan agar seluruh ASN turut menyosialisasikan bahaya cuaca ekstrim kepada masyarakat, terutama bahaya kebakaran dan krisis pangan.

“Kemarin kita sudah Rakor lintas OPD terkait penanggulangan kemarau panjang. Salah satunya adalah menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran baik di luar rumah atau di perladangan,” kata Wakil Bupati.

Wabup menambahkan saat ini kondisi kesehatan para petugas pemadam kebakaran terus menurun. Hal ini berdasarkan laporan petugas dari Dinas Kesehatan yang menyebutkan bahwa tensi petugas pemadam sudah naik serta gangguan pernafasan.

“Kita lihat perjuangan teman-teman kita yang berjuang 24 jam untuk memadamkan api. Sekarang kondisi kesehatan mereka sudah mulai menurun. Atas laporan Dinas Kesehatan, tensi mereka sudah mulai naik dan mulai ada gangguan pernafasan,” lanjutnya.

Sementara dampak kemarau panjang terhadap persediaan pangan juga turut menjadi perhatian pemerintah. Beberapa strategi yang dilakukan adalah menunda pembagian bantuan pangan beras dari Bulog ke bulan November atau Desember dan juga melaksanakan pasar murah. Khusus pasar murah, atas saran dan kritik dari warga, Wakil Bupati menegaskan agar petugas lebih selektif dalam menentukan pembeli.

“Pasar murah harus lebih selektif. Jangan sembarang orang bisa membeli 9 bahan pokok itu. Kalau orang kaya juga bisa beli, enggak ada gunanya pasar murah. Harus benar-benar tepat sasaran,” sebut Wabup menegaskan.


( JP )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *