Memuat berita terbaru...  

Media Rubrik Jurnal Nusantara - Inspiratif - Inovatif - Kompetitif"
Slider Banner HUT RI 80  
   
  Drs. Boan. M. Pd. Ketua MKKS SMKN Kota Bekasi  Drs. H. Ahmad Tajiri. MA. Ketua Sr 05 SMPN Kab Bekasi Waluyo, M.SI. Kepala SMAN 05 KOTA BEKASi DIDI Kepala MKKS SMAN Kabupaten Bekasi quotes Jurnalistik HUT KEJAKSAAN RI 80 BANNER 000    
Orang tua murid SDN Mekarsari 04 Tambun Selatan menyampaikan keprihatinan terkait polemik jabatan PLT kepala sekolah dan dugaan intervensi pihak luar.

Tambun Selatan, Mediarjn.com – Sejumlah orang tua siswa SDN Mekarsari 04, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menyampaikan keprihatinan atas polemik terkait dugaan tumpang tindih jabatan Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Kekosongan Jabatan Pasca Pensiunnya Kepala Sekolah Lama

Kondisi ini bermula setelah Kepala Sekolah definitif, Rohimah, S.Pd, memasuki masa pensiun. Kekosongan jabatan yang berlangsung kurang lebih tiga bulan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran para orang tua mengenai kelancaran kegiatan pendidikan di sekolah tersebut.

Seorang wali murid, Warsini, mengungkapkan bahwa keluarga besar SDN Mekarsari 04 merasa lega ketika akhirnya terbit Keputusan Bupati Bekasi mengenai penunjukan PLT Kepala Sekolah yang baru.

PLT Kepala Sekolah Mulai Bekerja dan Kegiatan Sekolah Berjalan Lancar

Setelah Nani Yuningsih resmi menjabat sebagai PLT Kepala Sekolah berdasarkan SK Bupati, para orang tua murid menilai adanya perkembangan positif di sekolah setempat. Program-program pendidikan berjalan lebih terarah, dan aktivitas siswa menunjukkan peningkatan.

Menurut para wali murid, kehadiran PLT kepala sekolah membawa stabilitas sekaligus semangat baru bagi lingkungan belajar.

Muncul Isu dan Intervensi Pihak Lain yang Dinilai Mengganggu

Namun demikian, dinamika sekolah kembali memanas seiring munculnya isu negatif yang beredar di tengah masyarakat. Para orang tua mengaku mendengar kabar yang tidak benar mengenai kondisi kesehatan PLT Nani Yuningsih, termasuk kabar bahwa yang bersangkutan sakit dan tidak mampu menjalankan tugas.

Lebih jauh, sumber wali murid menyebut adanya dugaan intervensi dari seseorang berinisial “IW” yang dikatakan bukan bagian dari struktur kepemimpinan sekolah. IW diduga melakukan campur tangan yang dianggap tidak sesuai kapasitas, terutama terkait urusan jabatan PLT Kepala Sekolah.

Penunjukan PLT Baru Tanpa SK Memicu Spekulasi

Situasi semakin membingungkan setelah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi datang ke SDN Mekarsari 04 dan disebut menunjuk PLT Kepala Sekolah yang baru, meskipun tanpa disertai SK resmi.

Momentum tersebut kemudian memunculkan kembali keterlibatan “IW”, yang menurut para wali murid berperan di luar kewenangan dan kapasitasnya. IW diketahui hanya bertugas sebagai Operator Sekolah (OPS), sehingga dinilai tidak memiliki dasar untuk ikut menentukan jabatan Kepala Sekolah.

Orang Tua Murid Desak Pemerintah Daerah Bertindak Tegas

Para orang tua murid berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi, melalui Dinas Pendidikan, dapat mengambil langkah tegas dan profesional demi menjaga stabilitas kegiatan belajar di SDN Mekarsari 04. Mereka meminta agar proses penunjukan dan rotasi jabatan dilakukan secara transparan, berdasarkan aturan resmi, dan tidak terpengaruh oleh pihak yang tidak berkewenangan.

Kami sangat prihatin. Anak-anak membutuhkan kepastian dan kenyamanan belajar. Jangan ada pihak luar yang ikut campur dalam urusan kepemimpinan sekolah,” ujar salah satu wali murid.


(Boy Hutasoit – Mediarjn.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *