10 Tahun Raih WTP, Jaksa Agung Ingatkan Jajaran Kejaksaan Tak Boleh Jemawa
“WTP bukanlah tujuan akhir dari sebuah pengabdian.” Jaksa Agung ST Burhanuddin
Browsing tag
“WTP bukanlah tujuan akhir dari sebuah pengabdian.” Jaksa Agung ST Burhanuddin
“Kepercayaan publik tidak dapat dibangun hanya melalui penyampaian narasi semata, melainkan harus dibuktikan melalui hasil kerja konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat.” Jaksa Agung RI ST Burhanuddin
“Jabatan bukan sekadar kedudukan, kehormatan, maupun kekuasaan, melainkan sebuah amanah dan wujud kepercayaan pimpinan yang harus dijaga serta dipertanggungjawabkan dengan integritas, profesionalitas, dan loyalitas.” ST Burhanuddin, Jaksa Agung Republik Indonesia
“Jangan pernah sekalipun mempertaruhkan marwah institusi dan kepercayaan masyarakat hanya demi kepentingan pribadi.” Jaksa Agung RI ST Burhanuddin
“Seluruh penanganan perkara tindak pidana khusus tetap berjalan secara profesional, independen, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.” Anang Supriatna, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
“Kejaksaan Agung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas, fungsi, serta penanganan perkara tetap berjalan normal sesuai mekanisme yang berlaku.” Anang Supriatna, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI.
“Saya tidak butuh Jaksa yang pintar namun tidak bermoral. Yang saya butuh adalah Jaksa yang pintar, berintegritas, dan bermoral.” ST Burhanuddin, Jaksa Agung RI.
“Hukum tidak hanya menjadi instrumen penindakan, tetapi juga fondasi kepastian hukum, tata kelola yang baik, kepercayaan publik, dan daya saing nasional.” ST Burhanuddin, Jaksa Agung RI.
“Keadilan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dipulihkan, dikembalikan, dan dirasakan manfaatnya.” ST Burhanuddin, Jaksa Agung RI.
“Ibadah kurban tidak boleh dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, melainkan sarana nyata untuk menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial.” ST Burhanuddin