Memuat berita terbaru...  

 (000) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. Hisar Pardomuan

 (001) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Cristin Novalia Simanjuntak. SH, MH.

 (002) Ucapan Idulfitri 1447 H 2026 M. PWI Peradi.

Slider Banner HUT RI 80  
   
 (1) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Ade Sukron Ketua DPRD KabupatenBekasi  (2) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. Kepala KCD WIL III  (3) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M. DIDI ROSIDI Ketua MKKS SMAN KabupatenBekasi  (4) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026 M.Ir.Hj.Sri Anarusi,M.P.
Kepala SMAN 1 Setu..  (5) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Rija Sudrajat Kepsek SMPN4 Tamsel  (6) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. WIDJAYANTI Kepsek SMAN 11 KOTA BEKASI  (7) Ucapan Idul Fitri 1447 H 2026. Iim Pitung Kades Sukabudi Kec Sukawangi  (8) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. Jayadi Said, SE.
Kepala Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan Kab.Bekasi  (9) Ucapan Ramadhan 1447 H 2026 M. BAHRUDIN SE Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bekasi
TETI KARYATI MP.d Ketua TP PKK Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung (10) UcapanRamadhan 1447-H/2026-M H. Kunpul Sebra Kepala Desa Jejalen Jaya Tambun Utara Umiyati Ketua TP PKK    
Akun media sosial palsu yang mengatasnamakan Plt Bupati Bekasi untuk melakukan penipuan meminta uang kepada masyarakat

Pemkab Bekasi Imbau Masyarakat Verifikasi Informasi dan Hindari Transfer Dana ke Akun Tidak Resmi

Cikarang Pusat, – Mediarjn.com Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya akun media sosial palsu yang mengatasnamakan Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja. Akun tersebut diduga digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan modus permintaan dana.

Modus Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Daerah

Fenomena ini mencuat setelah ditemukan akun Facebook yang mengklaim sebagai Plt Bupati Bekasi dan meminta sejumlah uang kepada masyarakat dengan dalih bantuan pembangunan masjid dan pondok pesantren. Informasi ini disampaikan secara resmi pada Minggu (5/4/2026).

Klarifikasi dari Diskominfosantik

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, menegaskan bahwa akun tersebut bukan milik resmi Plt Bupati Bekasi, melainkan dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Akun Facebook yang mengatasnamakan Bapak Plt Bupati Bekasi untuk meminta uang tersebut merupakan hoaks dan tidak benar adanya,” tegasnya.

Penyebaran Melalui Platform Media Sosial

Akun palsu tersebut beredar melalui platform Facebook, yang kemudian menyasar masyarakat luas dengan memanfaatkan kepercayaan publik terhadap figur pejabat daerah.

Rendahnya Literasi Digital Dimanfaatkan Pelaku

Kasus ini menunjukkan bahwa pelaku memanfaatkan kepercayaan masyarakat dan celah literasi digital untuk menjalankan aksinya. Modus permintaan bantuan sosial kerap digunakan karena dianggap lebih mudah mendapatkan simpati publik.

Imbauan dan Langkah Pencegahan

Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk:

  • Tidak mudah percaya terhadap pesan yang meminta uang melalui media sosial
  • Melakukan verifikasi (cek dan ricek) terhadap informasi yang diterima
  • Menghindari transaksi keuangan kepada akun yang tidak jelas keasliannya

“Sebaiknya masyarakat selalu melakukan verifikasi apabila menerima pesan mencurigakan melalui media sosial,” ujar Yan Yan.

Akun Resmi yang Dapat Diikuti

Untuk menghindari kesalahpahaman, masyarakat disarankan hanya mengikuti akun resmi Plt Bupati Bekasi, antara lain:

  • Instagram: @dr.asepsuryaatmaja
  • TikTok: @asepsuryaatmaja
  • Facebook: Dokter Asep S.A
  • Serta akun resmi Humas Pemerintah Kabupaten Bekasi

Pentingnya Kewaspadaan di Era Digital

Dalam era digital yang serba cepat, keamanan informasi dan kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah tindak penipuan berbasis media sosial. Pemerintah menegaskan pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak menjadi korban praktik kejahatan siber yang semakin beragam.


(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *